Langsung ke konten utama

Wali Kota Cilegon Iman Ariyadi Ikuti Jejak Ayahnya, Tersandung KPK

Tim KPK menangkap Wali Kota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi karena diduga menerima suap. Iman kini sudah dibawa ke gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan, Sabtu (23/9).
Iman diketahui saat ini menjabat Wali Kota dalam periodenya yang kedua. Ia pertama kali menjabat Wali Kota Cilegon pada tahun 2010 lalu. Kala itu, dia menggantikan posisi ayahnya, Tubagus Aat Syafaat.
Wali Kota Cilegon, TB Iman Ariyadi
Aat Syafaat sendiri diketahui juga pernah berurusan dengan KPK. Ia adalah tersangka kasus korupsi pembangunan dermaga Kubangsari, Cilegon pada tahun 2012.

BACA JUGA ;
Suap Wali Kota Cilegon Rp 1,5 M Terkait Izin Amdal Transmart
Proyek pembangunan Kubangsari yang dibiayai APBD Cilegon sekitar Rp 49,1 miliar tersebut, mengakibatkan kerugian keuangan negara sekitar Rp 15,1 miliar.  
Dalam kasus tersebut, ia disebut memerintahkan percepatan pembangunan dengan melakukan rapat-rapat, kemudian mengusulkan dana insentif daerah (DID) Rp 20 miliar untuk menambah anggaran pembangunan dermaga tersebut yang sebelumnya Rp 30 miliar menjadi Rp 50 miliar.
BACA JUGA ;

Harta Wali Kota Cilegon yang Ditangkap KPK Rp 21 Miliar

Selain itu, ia juga mengarahkan PPK untuk mengatur proses lelang agar perusahaan yang menang dalam proyek tersebut yang sudah disepakati sebelumnya. Ia disebut menerima uang sekitar Rp7,5 miliar atas perbuatannya itu.
Aat dijatuhi vonis 3,5 tahun atas korupsi yang dilakukannya itu. Ia bebas pada tahun 2015, dan tutup usia tahun 2016 lalu.
Kini, anak Aat Syafaat yakni Iman Ariyadi tertangkap tangan oleh KPK. Ia pun terancam berstatus sebagai tersangka karena diduga menerima suap terkait pemberian izin di Cilegon.
Gedung KPK
Saat ini, Iman masih menjalani pemeriksaan. KPK segera mengumumkan status Iman dalam waktu dekat.
SUMBER;  kumparan.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keren! Dinding Penahan di Austria Ini Jauhkan Warga dari Banjir, Cara Kerjanya Bikin Takjub

Sewaktu-waktu alam bisa murka tanpa memberikan tanda-tanda. Terjadinya banjir secara tiba-tiba, misalnya. Setiap manusia yang merasa takut akan melakukan segala cara untuk mengantisipasi terjadinya banjir. Ternyata, ada negara yang punya teknik brilian mengatasi banjir. Ialah kota Grein di Austria yang mengalami banjir dari Sungai Danube tahun lalu. Orang-orang di beberapa wilayah di Australia pun berada dalam bahaya pada tahun-tahun berikutnya. Melansir dari laman Elitereaders.com, pejabat negara langsung mencari teknologi untuk menjamin keamanan warga. Mereka membuat dinding yang dapat dibongkar pasang saat banjir datang. Fitur fantastis dari dinding ini adalah bisa menahan banjir sehingga tidak masuk ke kota. Sebuah perusahaan yang berbasis di Inggris, Flood Resolution.CO.Ltd mengungkap beberapa hal tentang dinding penahan banjir ini. Pertama, sistem ini terdiri dari dua bagian utama, yaitu dibangun secara permanen dengan pondasi yang kuat dan bisa dibongkar...

Sunah dan Hikmah Mengangkat Dua Tangan dalam Shalat

Mengangkat kedua tangan pada waktu-waktu yang telah ditentukan dalam ibadah shalat merupakan salah satu yang disunahkan. Perbuatan ini termasuk sunah haiah. Ada empat tempat atau posisi di mana orang yang shalat ( mushalli ) disunahkan mengangkat kedua tangan setinggi kira-kira di atas kedua pundak atau sejajar dengan telinga, seraya membuka telapak tangan dan merenggangkan jari jarinya. Keempat tempat tersebut adalah ketika takbiratul ihram, saat hendak ruku', saat (beralih ke) i’tidal, dan ketika berdiri dari tasyahhud awal. Penjelasan ini sesuai dengan keterangan Syekh Salim ibn Samir dalam kitabnya  Safinah an-Najah  sebagai berikut: يسن رفع اليدين في أربعة المواضع عند تكبيرة الإحرام وعند الركوع وعند الاعتدال وعند القيام من التشهد الأول "Disunahkan mengangkat kedua tangan di dalam empat tempat. Yaitu saat takbiratul ihram, saat (hendak) rukuk, saat (menuju) i’tidal, dan ketika berdiri (bangkit) dari tasyahhud awal." Di dalam syarahnya, yaitu kitab  Kasyifatu Sajaa...

Bu Risma Minta Semua PNS Bersepeda saat ke Kantor

SURABAYA  - Wali Kota Surabaya  Tri Rismaharini  mewajibkan seluruh PNS di sana bersepeda onthel saat berangkat ke kantor. Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, M. Fikser mengatakan pihaknya saat ini sedang menyiapkan surat edaran (SE) mengenai perintah bersepeda itu, untuk dibagikan pada Jumat (22/9) nanti. "Sekarang kita sedang menyiapkan SE-nya, nanti Jumat diedarkan. Nantinya untuk pertama kali diterapkan oleh Bu Wali pada tanggal 29 September 2017. Ibu dari rumah ke tempat kerja pakai sepeda," ujar Fikser saat ditemui di Humas Pemkot Surabaya, Rabu (20/9). Terkait penerapannya, Fikser menyampaikan bahwa hal itu akan berlaku untuk semua PNS di Kota Surabaya bahkan guru sekalipun. Hal ini, menurutnya akan membuat PNS di lingkup pemerintahan menjadi sehat. Selain itu juga upaya untuk mengurangi polusi di Kota Surabaya. "Nah untuk yang di sekitar balai kota, telah disediakan parkirnya di sekitar Taman Surya. Ada juga yang lain bisa parkir di tempat seperti b...