Langsung ke konten utama

Tasawuf Itu Indah dan Tidak Menakutkan

Mursyid Jami’atul Khalwatiyah Syekh Yusuf Al-Maqassary, Syekh Sayyid Rahim Assegaf (Puang Makka) mengatakan, ada dua tantangan yang dihadapi oleh para pelaku tasawuf.

Pertama, mereka yang tidak paham dengan dunia tasawuf sehingga salah paham dan bahkan tidak menyukai dunia tasawuf. Menurutnya, para pelaku tasawuf semestinya memberikan pemahaman kepada mereka yang salah paham tentang dunia tasawuf.
Tasawuf Itu Indah dan Tidak Menakutkan

Kedua, ada yang mengatakan dirinya pelaku tasawuf tetapi menjatuhkan nilai-nilai dasar kesufian itu. Sebab dia sudah mencampurbaurkan mana tasawuf falsafi mana tasawuf amali,” kata Puang Makka saat mengisi acara Ngobrol Santai Sufi yang digelar oleh Mahasiswa Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (MATAN) di Ciputat Tangerang Selatan, Sabtu (19/8) malam.

Ia menegaskan, para pelaku tasawuf tersebut seharusnya mengamalkan tasawuf yang sudah diajarkan oleh Rasulullah dan diamalkan oleh para sahabat, tabi’in, dan ulama-ulama terdahulu hingga kepada ulama sekarang yang memiliki sanad yang jelas.

Menurut dia, bertasawuf itu bukanlah sebagaimana yang dikira oleh orang-orang yaitu bisa menghilang, bisa terbang, bisa jalan di atas air, kebal, dan lainnya. Wilayah tasawuf adalah akhlak. Bahkan, ia mengutip apa yang disampaikan oleh Syekh Yusuf bahwa tasawuf adalah untuk mereka yang berakal.

“Tidak ada tasawuf bagi orang yang tidak berakal. Urusan tasawuf itu sabar, ikhlas. Di situ wilayah-wilayah tasawuf. Tasawuf itu indah dan tidak menakutkan,” tegasnya.

Ia menyarankan kepada siapa yang ingin mengetahui tentang dunia tasawuf untuk masuk ke dunia tasawuf. Karena itu adalah satu-satunya cara untuk mengetahui dunia tasawuf dengan sebetul-betulnya. .
Sumber: NU Online

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keren! Dinding Penahan di Austria Ini Jauhkan Warga dari Banjir, Cara Kerjanya Bikin Takjub

Sewaktu-waktu alam bisa murka tanpa memberikan tanda-tanda. Terjadinya banjir secara tiba-tiba, misalnya. Setiap manusia yang merasa takut akan melakukan segala cara untuk mengantisipasi terjadinya banjir. Ternyata, ada negara yang punya teknik brilian mengatasi banjir. Ialah kota Grein di Austria yang mengalami banjir dari Sungai Danube tahun lalu. Orang-orang di beberapa wilayah di Australia pun berada dalam bahaya pada tahun-tahun berikutnya. Melansir dari laman Elitereaders.com, pejabat negara langsung mencari teknologi untuk menjamin keamanan warga. Mereka membuat dinding yang dapat dibongkar pasang saat banjir datang. Fitur fantastis dari dinding ini adalah bisa menahan banjir sehingga tidak masuk ke kota. Sebuah perusahaan yang berbasis di Inggris, Flood Resolution.CO.Ltd mengungkap beberapa hal tentang dinding penahan banjir ini. Pertama, sistem ini terdiri dari dua bagian utama, yaitu dibangun secara permanen dengan pondasi yang kuat dan bisa dibongkar...

Sunah dan Hikmah Mengangkat Dua Tangan dalam Shalat

Mengangkat kedua tangan pada waktu-waktu yang telah ditentukan dalam ibadah shalat merupakan salah satu yang disunahkan. Perbuatan ini termasuk sunah haiah. Ada empat tempat atau posisi di mana orang yang shalat ( mushalli ) disunahkan mengangkat kedua tangan setinggi kira-kira di atas kedua pundak atau sejajar dengan telinga, seraya membuka telapak tangan dan merenggangkan jari jarinya. Keempat tempat tersebut adalah ketika takbiratul ihram, saat hendak ruku', saat (beralih ke) i’tidal, dan ketika berdiri dari tasyahhud awal. Penjelasan ini sesuai dengan keterangan Syekh Salim ibn Samir dalam kitabnya  Safinah an-Najah  sebagai berikut: يسن رفع اليدين في أربعة المواضع عند تكبيرة الإحرام وعند الركوع وعند الاعتدال وعند القيام من التشهد الأول "Disunahkan mengangkat kedua tangan di dalam empat tempat. Yaitu saat takbiratul ihram, saat (hendak) rukuk, saat (menuju) i’tidal, dan ketika berdiri (bangkit) dari tasyahhud awal." Di dalam syarahnya, yaitu kitab  Kasyifatu Sajaa...

Bu Risma Minta Semua PNS Bersepeda saat ke Kantor

SURABAYA  - Wali Kota Surabaya  Tri Rismaharini  mewajibkan seluruh PNS di sana bersepeda onthel saat berangkat ke kantor. Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, M. Fikser mengatakan pihaknya saat ini sedang menyiapkan surat edaran (SE) mengenai perintah bersepeda itu, untuk dibagikan pada Jumat (22/9) nanti. "Sekarang kita sedang menyiapkan SE-nya, nanti Jumat diedarkan. Nantinya untuk pertama kali diterapkan oleh Bu Wali pada tanggal 29 September 2017. Ibu dari rumah ke tempat kerja pakai sepeda," ujar Fikser saat ditemui di Humas Pemkot Surabaya, Rabu (20/9). Terkait penerapannya, Fikser menyampaikan bahwa hal itu akan berlaku untuk semua PNS di Kota Surabaya bahkan guru sekalipun. Hal ini, menurutnya akan membuat PNS di lingkup pemerintahan menjadi sehat. Selain itu juga upaya untuk mengurangi polusi di Kota Surabaya. "Nah untuk yang di sekitar balai kota, telah disediakan parkirnya di sekitar Taman Surya. Ada juga yang lain bisa parkir di tempat seperti b...