Langsung ke konten utama

Miliki 27 lantai, Gedung Perpustakaan tertinggi di dunia diresmikan Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Gedung Fasilitas Layanan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia di Medan Merdeka Selatan Nomor 11, Jakarta Pusat. Jokowi menyebut Perpustakaan ini merupakan Perpustakaan Nasional tertinggi di dunia.

Jokowi resmikan gedung perpustakaan. ©2017 Merdeka.com/Supriatin

"Ini dulunya hanya tiga lantai enggak ada yang mau datang ke sini sekarang 27 lantai plus basement. Jadi enggak kaget kalau gedung Perpustakaan Nasional ini tertinggi di dunia untuk gedung perpustakaan," ucap Jokowi saat memberikan sambutan, Kamis (14/9).
Jokowi berharap, Perpustakaan Nasional ini menjadi pusat penyimpanan jurnal internasional. Harapan tersebut dilanjutkan dengan instruksi langsung kepada Menristek Dikti M Nasir agar segera direalisasikan. 

"Saya minta kepada Menristek Dikti jadi nantinya untuk jurnal internasional seluruh perguruan tinggi dipusatkan dilewatkan di Perpustakaan Nasional ini. Kita hitung lebih efisien, murah kalau disatukan. Jangan sendiri-sendiri, sekarang semuanya kalau terintegrasi menjadi mudah," ujarnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyebut, Perpustakaan Nasional dikerjakan dalam waktu dua tahun enam bulan. 

"Dan selesai dengan kondisi yang sangat baik. Alhamdulillah meski pun saya belum masuk saya lihat luarnya saja saya berani komentar sangat baik," sambung dia.
Jokowi menambahkan, Perpustakaan Nasional ini harus mampu mempersiapkan diri untuk 
masa depan yang lebih baik, sesuai dengan harapan pendiri bangsa Soekarno. 

"Saya perlu mengingatkan kepada kita semua masa depan perpusnas itu artinya bagaimana kita meningkatkan minat baca kepada anak-anak kita kepada generasi y generasi Z yang memiliki pola pikir dan perilaku jauh berbeda dengan generasi generasi sebelumnya," kata dia.

Berdasarkan keterangan pers Biro Hukum dan Perencanaan Perpustakaan Nasional RI ini dibangun di atas lahan seluas 11.975 meter persegi dengan luas bangunan 50.917 meter persegi. Bangunan ini setinggi 126,3 meter dengan 24 lantai dan tiga basement.
Fasilitas layanan dirancang dengan konsep green building dengan indeks konsumsi energi (IKE) 150 kwh/mm2 per tahun yang hampir sama dengan gedung-gedung di Singapura dan Malaysia. Pembangunan gedung fasilitas layanan tersebut menggunakan anggaran multi years (2013-2016) yang menelan biaya Rp. 465.207.300.000. 

Peresmian ini dihadiri sejumlah menteri. Yakni Menristek Dikti M Nasir, Mendikbud Muhadjir Effendy, dan Seskab Pramono Anung. Hadir juga Gubernur DKI JakartaDjarot Saiful Hidayat, dan Duta Baca Indonesia Najwa Shihab. [rzk]


SUMBER; merdeka.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keren! Dinding Penahan di Austria Ini Jauhkan Warga dari Banjir, Cara Kerjanya Bikin Takjub

Sewaktu-waktu alam bisa murka tanpa memberikan tanda-tanda. Terjadinya banjir secara tiba-tiba, misalnya. Setiap manusia yang merasa takut akan melakukan segala cara untuk mengantisipasi terjadinya banjir. Ternyata, ada negara yang punya teknik brilian mengatasi banjir. Ialah kota Grein di Austria yang mengalami banjir dari Sungai Danube tahun lalu. Orang-orang di beberapa wilayah di Australia pun berada dalam bahaya pada tahun-tahun berikutnya. Melansir dari laman Elitereaders.com, pejabat negara langsung mencari teknologi untuk menjamin keamanan warga. Mereka membuat dinding yang dapat dibongkar pasang saat banjir datang. Fitur fantastis dari dinding ini adalah bisa menahan banjir sehingga tidak masuk ke kota. Sebuah perusahaan yang berbasis di Inggris, Flood Resolution.CO.Ltd mengungkap beberapa hal tentang dinding penahan banjir ini. Pertama, sistem ini terdiri dari dua bagian utama, yaitu dibangun secara permanen dengan pondasi yang kuat dan bisa dibongkar...

Sunah dan Hikmah Mengangkat Dua Tangan dalam Shalat

Mengangkat kedua tangan pada waktu-waktu yang telah ditentukan dalam ibadah shalat merupakan salah satu yang disunahkan. Perbuatan ini termasuk sunah haiah. Ada empat tempat atau posisi di mana orang yang shalat ( mushalli ) disunahkan mengangkat kedua tangan setinggi kira-kira di atas kedua pundak atau sejajar dengan telinga, seraya membuka telapak tangan dan merenggangkan jari jarinya. Keempat tempat tersebut adalah ketika takbiratul ihram, saat hendak ruku', saat (beralih ke) i’tidal, dan ketika berdiri dari tasyahhud awal. Penjelasan ini sesuai dengan keterangan Syekh Salim ibn Samir dalam kitabnya  Safinah an-Najah  sebagai berikut: يسن رفع اليدين في أربعة المواضع عند تكبيرة الإحرام وعند الركوع وعند الاعتدال وعند القيام من التشهد الأول "Disunahkan mengangkat kedua tangan di dalam empat tempat. Yaitu saat takbiratul ihram, saat (hendak) rukuk, saat (menuju) i’tidal, dan ketika berdiri (bangkit) dari tasyahhud awal." Di dalam syarahnya, yaitu kitab  Kasyifatu Sajaa...

Bu Risma Minta Semua PNS Bersepeda saat ke Kantor

SURABAYA  - Wali Kota Surabaya  Tri Rismaharini  mewajibkan seluruh PNS di sana bersepeda onthel saat berangkat ke kantor. Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, M. Fikser mengatakan pihaknya saat ini sedang menyiapkan surat edaran (SE) mengenai perintah bersepeda itu, untuk dibagikan pada Jumat (22/9) nanti. "Sekarang kita sedang menyiapkan SE-nya, nanti Jumat diedarkan. Nantinya untuk pertama kali diterapkan oleh Bu Wali pada tanggal 29 September 2017. Ibu dari rumah ke tempat kerja pakai sepeda," ujar Fikser saat ditemui di Humas Pemkot Surabaya, Rabu (20/9). Terkait penerapannya, Fikser menyampaikan bahwa hal itu akan berlaku untuk semua PNS di Kota Surabaya bahkan guru sekalipun. Hal ini, menurutnya akan membuat PNS di lingkup pemerintahan menjadi sehat. Selain itu juga upaya untuk mengurangi polusi di Kota Surabaya. "Nah untuk yang di sekitar balai kota, telah disediakan parkirnya di sekitar Taman Surya. Ada juga yang lain bisa parkir di tempat seperti b...