Langsung ke konten utama

Menengok Profesi Security Pertambangan, Gajinya Bisa Bikin Para Manager Minder Saking Banyaknya

Di Freeport saja, mereka digaji mulai 6 juta sampai 12 juta per-bulan
Menjadi seorang security atau satpam mungkin menjadi profesi yang kadang jarang diminati oleh sebagian orang. Selain karena kerjanya sendiri yang berat, mesti siaga siang dan malam, bayarannya juga kadang kecil. Bisa dibilang penderitaan tidak sebanding dengan hasil yang didapatkan.
Itu sih dulu, sekarang mah, banyak profesi security yang mulai dicari. Pasalnya saat ini menjadi  bekerja menjadi satpam bisa lumayan menjanjikan buat masa depan. Terutama jika jadi security di pertambangan, gajinya bisa mengalahkan para manager kantoran. Tidak percaya, simak ulasan berikut.

Menjadi security tambang bukanlah hal yang mudah

Mungkin umumnya kita mengenal seleksi sebagai security atau satpam tidak terlalu ketat, namun yang ini lain lagi ceritanya. Pasalnya perusahaan tambang semacam Freeport rupanya memberikan kriteria khusus pada calon pekerja yang melamar pada mereka. Saingannya bukan hanya dari dalam negeri bahkan dari luar pun datang juga ada.
Buktinya, beberapa kali Freeport mengambil jasa para mantan eks marinir hanya untuk menjadi untuk mengamankan pabrik tambangnya yang ada di Timika Papua. Oleh sebab itu pastinya mereka yang diterima jadi pekerjanya bukanlah orang sembarangan karena pastinya memiliki kelebihan sehingga bisa direkrut.

Pertaruhan nyawa bisa terjadi kapan saja

Siapa bilang kalau bekerja menjadi seorang security di sebuah tambang itu merupakan hal muda. Buktinya banyak bisa saja nyawa mengancam mereka. Ya, apalagi kalau mengingat pertambangan ibarat sebuah ladang uang bagi sebagian orang. Alhasil banyak dari para security ini yang harus meregang nyawa. Misalnya beberapa tahun yang lalu, terjadi kasus penembakan terhadap security Freeport yang mengakibatkan tewasnya satpam tersebut.
Mirisnya, hal ini bukan pertama kalinya hal semacam itu terjadi, karena hampir tiap tahunnya ada saja kejadian yang mengancam nyawa para security. Ya, bisa dibilang para security ini harus benar-benar totalitas dalam bekerja, meskipun mungkin bisa saja pulang hanya tinggal nama.

Jauh dari keluarga dan lingkungan yang sangat berbeda

Kebanyakan dari para security  ini rupanya adalah para perantau yang ingin mencoba merubah peruntungan baru. Ya, iming-iming gaji yang banyak serta fasilitas memadai menjadi alasan utama mereka pergi dari kampung halaman. Sebagai gantinya pastinya para perantau ini harus meninggalkan keluarga tercinta. Namun bagaimana lagi, semua demi masa depan yang lebih baik.
Namun di balik semua itu, masih ada hal sulit yang harus mereka hadapi, yaitu lingkungan sulit di tempat bekerja. Pasalnya yang namanya daerah tambang pastinya penuh dengan debu atau segala macam hal yang mungkin bisa mengganggu kesehatan. Oleh sebab itu kadang para satpam tambang ini terkendali masalah penyakit pernapasan dan lain-lain.

Gaji yang super besar, bikin cepat tajir

Akan tetapi di balik semua itu rupanya ada gaji lumayan tinggi yang akan menanti. Bayangkan saja, di Freeport tiap bulannya mereka bisa digaji mulai dari Rp 6,5 juta hingga Rp 12 juta loh. Belum lagi banyaknya tunjangan yang bakal mereka terima mulai dari kesehatan, rumah dinas dan lain-lain.
Apalagi kalau ditambah dengan uang lembur, wah bisa untung banyak tuh. Dengan yang segitu sih bukan hal yang aneh kalau banyak para satpam tambang yang pulang-pulang nasibnya sudah berubah. Kembali lagi, namun pastinya banyak hal berat yang mereka alami selama bekerja di pertambangan itu. Bisa dibilang sepadan lah ya.
Ya, kadang kita menganggap pekerjaan satpam hanya menghasilkan uang yang biasa-biasa saja, namun buktinya mereka yang bekerja di tambang malah dapat uang luar biasa banyak. Bahkan para pegawai kantoran yang sekelas manager pun dibuat minder jadinya.

sumber ; boombastis.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keren! Dinding Penahan di Austria Ini Jauhkan Warga dari Banjir, Cara Kerjanya Bikin Takjub

Sewaktu-waktu alam bisa murka tanpa memberikan tanda-tanda. Terjadinya banjir secara tiba-tiba, misalnya. Setiap manusia yang merasa takut akan melakukan segala cara untuk mengantisipasi terjadinya banjir. Ternyata, ada negara yang punya teknik brilian mengatasi banjir. Ialah kota Grein di Austria yang mengalami banjir dari Sungai Danube tahun lalu. Orang-orang di beberapa wilayah di Australia pun berada dalam bahaya pada tahun-tahun berikutnya. Melansir dari laman Elitereaders.com, pejabat negara langsung mencari teknologi untuk menjamin keamanan warga. Mereka membuat dinding yang dapat dibongkar pasang saat banjir datang. Fitur fantastis dari dinding ini adalah bisa menahan banjir sehingga tidak masuk ke kota. Sebuah perusahaan yang berbasis di Inggris, Flood Resolution.CO.Ltd mengungkap beberapa hal tentang dinding penahan banjir ini. Pertama, sistem ini terdiri dari dua bagian utama, yaitu dibangun secara permanen dengan pondasi yang kuat dan bisa dibongkar...

Sunah dan Hikmah Mengangkat Dua Tangan dalam Shalat

Mengangkat kedua tangan pada waktu-waktu yang telah ditentukan dalam ibadah shalat merupakan salah satu yang disunahkan. Perbuatan ini termasuk sunah haiah. Ada empat tempat atau posisi di mana orang yang shalat ( mushalli ) disunahkan mengangkat kedua tangan setinggi kira-kira di atas kedua pundak atau sejajar dengan telinga, seraya membuka telapak tangan dan merenggangkan jari jarinya. Keempat tempat tersebut adalah ketika takbiratul ihram, saat hendak ruku', saat (beralih ke) i’tidal, dan ketika berdiri dari tasyahhud awal. Penjelasan ini sesuai dengan keterangan Syekh Salim ibn Samir dalam kitabnya  Safinah an-Najah  sebagai berikut: يسن رفع اليدين في أربعة المواضع عند تكبيرة الإحرام وعند الركوع وعند الاعتدال وعند القيام من التشهد الأول "Disunahkan mengangkat kedua tangan di dalam empat tempat. Yaitu saat takbiratul ihram, saat (hendak) rukuk, saat (menuju) i’tidal, dan ketika berdiri (bangkit) dari tasyahhud awal." Di dalam syarahnya, yaitu kitab  Kasyifatu Sajaa...

Bu Risma Minta Semua PNS Bersepeda saat ke Kantor

SURABAYA  - Wali Kota Surabaya  Tri Rismaharini  mewajibkan seluruh PNS di sana bersepeda onthel saat berangkat ke kantor. Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, M. Fikser mengatakan pihaknya saat ini sedang menyiapkan surat edaran (SE) mengenai perintah bersepeda itu, untuk dibagikan pada Jumat (22/9) nanti. "Sekarang kita sedang menyiapkan SE-nya, nanti Jumat diedarkan. Nantinya untuk pertama kali diterapkan oleh Bu Wali pada tanggal 29 September 2017. Ibu dari rumah ke tempat kerja pakai sepeda," ujar Fikser saat ditemui di Humas Pemkot Surabaya, Rabu (20/9). Terkait penerapannya, Fikser menyampaikan bahwa hal itu akan berlaku untuk semua PNS di Kota Surabaya bahkan guru sekalipun. Hal ini, menurutnya akan membuat PNS di lingkup pemerintahan menjadi sehat. Selain itu juga upaya untuk mengurangi polusi di Kota Surabaya. "Nah untuk yang di sekitar balai kota, telah disediakan parkirnya di sekitar Taman Surya. Ada juga yang lain bisa parkir di tempat seperti b...