Langsung ke konten utama

Jangan Remehkan Buah yang Tumbuh Liar di Sawah Ini, Bila Dijual di Swalayan, Harganya Mahal Banget!

Jangan Remehkan Buah yang Tumbuh Liar di Sawah Ini, Bila Dijual di Swalayan, Harganya Mahal Banget!


Apakah traveler tahu bentuk buah ceplukan atau ciplukan?
Jangan Remehkan Buah yang Tumbuh Liar di Sawah Ini, Bila Dijual di Swalayan, Harganya Mahal Banget!
Buah ini memiliki nama lain cecenet atau cecendet, nyunyuran dan kopok-kopokan.
Bila dalam bahasa latin, tanaman ini namanya Physalis.
Tanaman ini biasanya tumbuh liar di persawahan, ada di sekitar rumput dan jadi mainan anak-anak di desa.
Nah, tahukah kamu ternyata tanaman ini punya nilai ekonomis.
Kalau gak percaya, cek saja di swalayan atau minimarket yang menjual tanaman sayur mayur.
Di sana tanaman ciplukan ini harganya amat mahal, padahal itu hanya 100 gram saja.
Beberapa akun Instagram juga mulai ramai membicarakan tanaman ciplukan itu.
Ya, mereka heboh sebab tanaman yang biasanya jadi mainan atau dibiarkan begitu saja, ternyata memiliki harga yang mahal.
Akun @yosafat_barus, “Ini dulu mainan saya, buat kyak ballon, tp gak tau klo bs d makan...”
@dewikarina021090, “Buah ini enak rasanya kaya tomat cherry, tapi enakan ini.
@empud88, “Cecenet... Dulu kalau mau, tinggal brankat ke kebun gak di tanam juga dah ada tumbuh sendiri.”
@indach_octav, “Udah langka buahnya.. Dulu metikin buat mainan dibuang bunag. Kalo tau hrgany bakal mahal mending ditabung tuh buah ciplukan wkkw.”
Berikut penampakan tumbuhan ciplukan yang terdapat di sebuah swalayan di Indonesia.
Penampakan ini diunggah oleh akun @kartun_muslimah beberapa waktu lalu.
Dalam postingan tersebut, terlihat sekitar 12 buah ciplukan yang dibungkus rapi dalam sebuah mika kecil.
Terdapat label harga sekaligus barcode yang melekat di atas mika tersebut.
Nmun yang membuat takjub netizen adalah harga yang dipatok untuk 10 biji buah ciplukan itu.
“Ditempatmu namanya apa?
Ini buah waktu kecil tumbuh liar di pinggir kali, semak2, tinggal petik langsung makan.
Mari kita bertanam dan berkebun ciplukan!!!...hehe,” tulis akun itu.

harga buah ciplukan di swalayan.
harga buah ciplukan di swalayan. (Instagram/kartun.muslimah)
Melihat harga yang tertera pada label di foto tersebut, pengguna Instagram sontak berkata mahal.
Mereka merasa, buah itu adalah buah yang bisa dipetik secara gratis di beberapa daerah.
“Mahal banget.. Tempet ku tinggal petik.. Tumbuh liar,” komentar @caturdeelta.
“Ceplukan. Mahal bgt 30rb segitu (emoji) buah ini mah disamping rumah sy ada pohonnya tinggal metik doang hahahaha,” tulis @mahardikaaahh.
“Mahaaal,, didesa kami gratis tuh,” akun @anwar.assyuhada.
“ET dah mahal bed,” tanggapan @taupik3682.
“Ciplukan. Mahal amat tu harga nya. Padahal banyak di pinggir sawah. Eh malah jual nya mahal amat wkwk,” komentar @surya.agustindwis.
Ya, di sana terlihat untuk mendapatkan buah ini 12 biji kamu harus mengeluarkan sekitar Rp 30 ribu.
Catatan juga, belum diketahui pasti dimana dan buah Physalis jenis apa yang terbungkus dalam postingan di atas.
Bisa jadi jenis ciplukan di atas berbeda dengan yang kamu temukan di alam liar.

sumber; http://travel.tribunnews.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keren! Dinding Penahan di Austria Ini Jauhkan Warga dari Banjir, Cara Kerjanya Bikin Takjub

Sewaktu-waktu alam bisa murka tanpa memberikan tanda-tanda. Terjadinya banjir secara tiba-tiba, misalnya. Setiap manusia yang merasa takut akan melakukan segala cara untuk mengantisipasi terjadinya banjir. Ternyata, ada negara yang punya teknik brilian mengatasi banjir. Ialah kota Grein di Austria yang mengalami banjir dari Sungai Danube tahun lalu. Orang-orang di beberapa wilayah di Australia pun berada dalam bahaya pada tahun-tahun berikutnya. Melansir dari laman Elitereaders.com, pejabat negara langsung mencari teknologi untuk menjamin keamanan warga. Mereka membuat dinding yang dapat dibongkar pasang saat banjir datang. Fitur fantastis dari dinding ini adalah bisa menahan banjir sehingga tidak masuk ke kota. Sebuah perusahaan yang berbasis di Inggris, Flood Resolution.CO.Ltd mengungkap beberapa hal tentang dinding penahan banjir ini. Pertama, sistem ini terdiri dari dua bagian utama, yaitu dibangun secara permanen dengan pondasi yang kuat dan bisa dibongkar...

Sunah dan Hikmah Mengangkat Dua Tangan dalam Shalat

Mengangkat kedua tangan pada waktu-waktu yang telah ditentukan dalam ibadah shalat merupakan salah satu yang disunahkan. Perbuatan ini termasuk sunah haiah. Ada empat tempat atau posisi di mana orang yang shalat ( mushalli ) disunahkan mengangkat kedua tangan setinggi kira-kira di atas kedua pundak atau sejajar dengan telinga, seraya membuka telapak tangan dan merenggangkan jari jarinya. Keempat tempat tersebut adalah ketika takbiratul ihram, saat hendak ruku', saat (beralih ke) i’tidal, dan ketika berdiri dari tasyahhud awal. Penjelasan ini sesuai dengan keterangan Syekh Salim ibn Samir dalam kitabnya  Safinah an-Najah  sebagai berikut: يسن رفع اليدين في أربعة المواضع عند تكبيرة الإحرام وعند الركوع وعند الاعتدال وعند القيام من التشهد الأول "Disunahkan mengangkat kedua tangan di dalam empat tempat. Yaitu saat takbiratul ihram, saat (hendak) rukuk, saat (menuju) i’tidal, dan ketika berdiri (bangkit) dari tasyahhud awal." Di dalam syarahnya, yaitu kitab  Kasyifatu Sajaa...

Bu Risma Minta Semua PNS Bersepeda saat ke Kantor

SURABAYA  - Wali Kota Surabaya  Tri Rismaharini  mewajibkan seluruh PNS di sana bersepeda onthel saat berangkat ke kantor. Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, M. Fikser mengatakan pihaknya saat ini sedang menyiapkan surat edaran (SE) mengenai perintah bersepeda itu, untuk dibagikan pada Jumat (22/9) nanti. "Sekarang kita sedang menyiapkan SE-nya, nanti Jumat diedarkan. Nantinya untuk pertama kali diterapkan oleh Bu Wali pada tanggal 29 September 2017. Ibu dari rumah ke tempat kerja pakai sepeda," ujar Fikser saat ditemui di Humas Pemkot Surabaya, Rabu (20/9). Terkait penerapannya, Fikser menyampaikan bahwa hal itu akan berlaku untuk semua PNS di Kota Surabaya bahkan guru sekalipun. Hal ini, menurutnya akan membuat PNS di lingkup pemerintahan menjadi sehat. Selain itu juga upaya untuk mengurangi polusi di Kota Surabaya. "Nah untuk yang di sekitar balai kota, telah disediakan parkirnya di sekitar Taman Surya. Ada juga yang lain bisa parkir di tempat seperti b...