Langsung ke konten utama

Gaya Iriana Jokowi Belanja, Tak Dikawal dan Ngaku Ibu Rumah Tangga

Boyolali - Iriana Jokowi membeli dompet dan memesan tas di sebuah galeri kerajinan kulit ikan pari di Boyolali. Iriana datang tanpa pengawal dan tampil sederhana, sampai-sampai pemilik galeri meragukan tamunya adalah Ibu Negara. 
Gaya Iriana Jokowi Belanja, Tak Dikawal dan Ngaku Ibu Rumah Tangga

Dari foto yang ditunjukkan pemilik galeri tersebut, Wawan Purnomo, Iriana tampak mengenakan jilbab abu-abu tanpa make up tebal. Wawan berccerita, Iriana yang datang pada Jumat (15/9) sekitar pukul 10.00 WIB datang hanya bersama sopirnya. 

Meski dalam hati Wawan merasa yang datang tersebut adalah Iriana, tapi dia sempat ragu untuk memastikannya.

Hanya saja, hal itu tak berani dia ungkapkan langsung kepada Iriana. Selain itu dia juga tidak mengira sama sekali Iriana akan datang langsung ke rumahnya untuk membeli tas hasil kerajinannya. 

Di awal-awal kedatangan Iriana, Wawan sempat menanyakan tentang pekerjaan kepada tamunya tersebut. Namun dijawab Iriana Jokowi, kalau dirinya hanya merupakan ibu rumah tangga. 

"Saat itu Ibu Iriana hanya mengaku kalau dari Solo, ibu rumah tangga," terang pemilik Zalfa Leather ini, Senin (18/9/2017). 
Iriana berfoto dengan Wawan Purnomo dan keluarganya.
riana berfoto dengan Wawan Purnomo dan keluarganya. Foto: Dok Wawan Purnomo
Sekitar satu jam di tempat tersebut, di sela-sela Iriana memilih tas dan dompet akhirnya Wawan memberanikan diri untuk memastikan bahwa yang datang tersebut benar Iriana Jokowi.

"Baru di akhir-akhir baru saya tanya. 'Maaf Ibu mirip ibu Iriana'. Terus dijawab, 'Iya pak saya ibu Iriana'. Setelah itu saya mau tanya-tanya lebih jauh malah takut. Seperti nggak percaya kerawuhan (kedatangan) ibu Presiden. Yang bikin ragu itu karena tidak ada pengawalan," kata Wawan. 

Iriana saat itu langsung membeli 4 dompet kulit ikan pari. Harganya per buah dibanderol Rp 350 ribu. 

Selain itu, Iriana juga memesan sebuah tas jinjing kulit ikan pari berwarna hitam. Saat ini para pengrajin sedang mengerjakan tas kulit ikan pari pesanan Iriana Jokowi. Wawan meminta waktu satu pekan untuk menyelesaikan tas seharga Rp 1 jutaan ini. 
(sip/bgs)


SUMBER; news.detik.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keren! Dinding Penahan di Austria Ini Jauhkan Warga dari Banjir, Cara Kerjanya Bikin Takjub

Sewaktu-waktu alam bisa murka tanpa memberikan tanda-tanda. Terjadinya banjir secara tiba-tiba, misalnya. Setiap manusia yang merasa takut akan melakukan segala cara untuk mengantisipasi terjadinya banjir. Ternyata, ada negara yang punya teknik brilian mengatasi banjir. Ialah kota Grein di Austria yang mengalami banjir dari Sungai Danube tahun lalu. Orang-orang di beberapa wilayah di Australia pun berada dalam bahaya pada tahun-tahun berikutnya. Melansir dari laman Elitereaders.com, pejabat negara langsung mencari teknologi untuk menjamin keamanan warga. Mereka membuat dinding yang dapat dibongkar pasang saat banjir datang. Fitur fantastis dari dinding ini adalah bisa menahan banjir sehingga tidak masuk ke kota. Sebuah perusahaan yang berbasis di Inggris, Flood Resolution.CO.Ltd mengungkap beberapa hal tentang dinding penahan banjir ini. Pertama, sistem ini terdiri dari dua bagian utama, yaitu dibangun secara permanen dengan pondasi yang kuat dan bisa dibongkar...

Sunah dan Hikmah Mengangkat Dua Tangan dalam Shalat

Mengangkat kedua tangan pada waktu-waktu yang telah ditentukan dalam ibadah shalat merupakan salah satu yang disunahkan. Perbuatan ini termasuk sunah haiah. Ada empat tempat atau posisi di mana orang yang shalat ( mushalli ) disunahkan mengangkat kedua tangan setinggi kira-kira di atas kedua pundak atau sejajar dengan telinga, seraya membuka telapak tangan dan merenggangkan jari jarinya. Keempat tempat tersebut adalah ketika takbiratul ihram, saat hendak ruku', saat (beralih ke) i’tidal, dan ketika berdiri dari tasyahhud awal. Penjelasan ini sesuai dengan keterangan Syekh Salim ibn Samir dalam kitabnya  Safinah an-Najah  sebagai berikut: يسن رفع اليدين في أربعة المواضع عند تكبيرة الإحرام وعند الركوع وعند الاعتدال وعند القيام من التشهد الأول "Disunahkan mengangkat kedua tangan di dalam empat tempat. Yaitu saat takbiratul ihram, saat (hendak) rukuk, saat (menuju) i’tidal, dan ketika berdiri (bangkit) dari tasyahhud awal." Di dalam syarahnya, yaitu kitab  Kasyifatu Sajaa...

Bu Risma Minta Semua PNS Bersepeda saat ke Kantor

SURABAYA  - Wali Kota Surabaya  Tri Rismaharini  mewajibkan seluruh PNS di sana bersepeda onthel saat berangkat ke kantor. Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, M. Fikser mengatakan pihaknya saat ini sedang menyiapkan surat edaran (SE) mengenai perintah bersepeda itu, untuk dibagikan pada Jumat (22/9) nanti. "Sekarang kita sedang menyiapkan SE-nya, nanti Jumat diedarkan. Nantinya untuk pertama kali diterapkan oleh Bu Wali pada tanggal 29 September 2017. Ibu dari rumah ke tempat kerja pakai sepeda," ujar Fikser saat ditemui di Humas Pemkot Surabaya, Rabu (20/9). Terkait penerapannya, Fikser menyampaikan bahwa hal itu akan berlaku untuk semua PNS di Kota Surabaya bahkan guru sekalipun. Hal ini, menurutnya akan membuat PNS di lingkup pemerintahan menjadi sehat. Selain itu juga upaya untuk mengurangi polusi di Kota Surabaya. "Nah untuk yang di sekitar balai kota, telah disediakan parkirnya di sekitar Taman Surya. Ada juga yang lain bisa parkir di tempat seperti b...