Langsung ke konten utama

Di era Jokowi, 1.008 Desa Terang Benderang dalam Setahun Terakhir

Ada sekitar 84.000 desa di Indonesia. Menurut data Kementerian ESDM, sebanyak 12.000 desa yang belum terlistriki dengan baik, 2.500 desa di antaranya bahkan belum berlistrik sama sekali alias gelap gulita di malam hari.

Menurut catatan Kementerian ESDM, hingga Agustus 2017 tercatat 73.149 desa sudah berlistrik, dan dalam setahun terakhir, ada 1.008 desa yang baru mendapat listrik.

"Jumlah desa berlistrik sekarang 73.149 desa, angka ini naik 1.008 desa dibandingkan tahun lalu," kata Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Andy Noorsaman Sommeng, dalam konferensi pers di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (19/9/2017).

Direktur Bisnis Regional Maluku-Papua PLN, Ahmad Rofiq, mengatakan sekitar 30% dari 2.500 desa tak berlistrik sekarang sudah terang benderang. Ditargetkan semuanya bisa terlistriki pada 2019.

"Sejauh ini mungkin sudah sekitar 30% dari 2.500 desa itu yang sudah terlistriki. Sampai 2019 kita targetkan sampai 100%," ujarnya.

Namun, menurut perhitungan PLN, sebenarnya desa tak berlistrik di Indonesia jumlahnya lebih dari 2.500. Apalagi di daerah seperti Maluku-Papua, banyak desa baru yang muncul karena kebiasaan masyarakat berpindah-pindah.

"Sebenarnya memang ada lebih dari 2.500 desa. Di Maluku-Papua banyak juga masyarakat yang berpindah-pindah, akhirnya muncul desa-desa baru," terang Ahmad.

Dengan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik sampai ke pelosok-pelosok desa ini, ditargetkan rasio elektrifikasi Maluku-Papua mencapai 90% di 2019.

"Sekarang rasio elektrifikasi Maluku-Papua di sekitar 70%, target kita ke depan 80-90%," kata Ahmad. [detik.com]

sumber; infopresiden.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keren! Dinding Penahan di Austria Ini Jauhkan Warga dari Banjir, Cara Kerjanya Bikin Takjub

Sewaktu-waktu alam bisa murka tanpa memberikan tanda-tanda. Terjadinya banjir secara tiba-tiba, misalnya. Setiap manusia yang merasa takut akan melakukan segala cara untuk mengantisipasi terjadinya banjir. Ternyata, ada negara yang punya teknik brilian mengatasi banjir. Ialah kota Grein di Austria yang mengalami banjir dari Sungai Danube tahun lalu. Orang-orang di beberapa wilayah di Australia pun berada dalam bahaya pada tahun-tahun berikutnya. Melansir dari laman Elitereaders.com, pejabat negara langsung mencari teknologi untuk menjamin keamanan warga. Mereka membuat dinding yang dapat dibongkar pasang saat banjir datang. Fitur fantastis dari dinding ini adalah bisa menahan banjir sehingga tidak masuk ke kota. Sebuah perusahaan yang berbasis di Inggris, Flood Resolution.CO.Ltd mengungkap beberapa hal tentang dinding penahan banjir ini. Pertama, sistem ini terdiri dari dua bagian utama, yaitu dibangun secara permanen dengan pondasi yang kuat dan bisa dibongkar...

Sunah dan Hikmah Mengangkat Dua Tangan dalam Shalat

Mengangkat kedua tangan pada waktu-waktu yang telah ditentukan dalam ibadah shalat merupakan salah satu yang disunahkan. Perbuatan ini termasuk sunah haiah. Ada empat tempat atau posisi di mana orang yang shalat ( mushalli ) disunahkan mengangkat kedua tangan setinggi kira-kira di atas kedua pundak atau sejajar dengan telinga, seraya membuka telapak tangan dan merenggangkan jari jarinya. Keempat tempat tersebut adalah ketika takbiratul ihram, saat hendak ruku', saat (beralih ke) i’tidal, dan ketika berdiri dari tasyahhud awal. Penjelasan ini sesuai dengan keterangan Syekh Salim ibn Samir dalam kitabnya  Safinah an-Najah  sebagai berikut: يسن رفع اليدين في أربعة المواضع عند تكبيرة الإحرام وعند الركوع وعند الاعتدال وعند القيام من التشهد الأول "Disunahkan mengangkat kedua tangan di dalam empat tempat. Yaitu saat takbiratul ihram, saat (hendak) rukuk, saat (menuju) i’tidal, dan ketika berdiri (bangkit) dari tasyahhud awal." Di dalam syarahnya, yaitu kitab  Kasyifatu Sajaa...

Bu Risma Minta Semua PNS Bersepeda saat ke Kantor

SURABAYA  - Wali Kota Surabaya  Tri Rismaharini  mewajibkan seluruh PNS di sana bersepeda onthel saat berangkat ke kantor. Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, M. Fikser mengatakan pihaknya saat ini sedang menyiapkan surat edaran (SE) mengenai perintah bersepeda itu, untuk dibagikan pada Jumat (22/9) nanti. "Sekarang kita sedang menyiapkan SE-nya, nanti Jumat diedarkan. Nantinya untuk pertama kali diterapkan oleh Bu Wali pada tanggal 29 September 2017. Ibu dari rumah ke tempat kerja pakai sepeda," ujar Fikser saat ditemui di Humas Pemkot Surabaya, Rabu (20/9). Terkait penerapannya, Fikser menyampaikan bahwa hal itu akan berlaku untuk semua PNS di Kota Surabaya bahkan guru sekalipun. Hal ini, menurutnya akan membuat PNS di lingkup pemerintahan menjadi sehat. Selain itu juga upaya untuk mengurangi polusi di Kota Surabaya. "Nah untuk yang di sekitar balai kota, telah disediakan parkirnya di sekitar Taman Surya. Ada juga yang lain bisa parkir di tempat seperti b...