Langsung ke konten utama

Cukup 3 Menit, E-KTP Langsung Jadi di Palembang

Cukup 3 Menit, E-KTP Langsung Jadi di Palembang

Palembang - Wali Kota Palembang Harnojoyo mengingatkan warganya untuk segera mencetak KTP elektronik (E-KTP/KTP-El) karena prosesnya sudah bisa dilakukan setiap kecamatan sejak 5 September 2017.
Ilustrasi foto E-KTP
"Segera cetak KTP elektroniknya, cukup tiga menit dan tidak perlu lagi datang ke kantor Disdukcapil," kata Harnojoyo, di Palembang, Jumat, 8 September 2017, dilansir Antara.

Namun, kata dia, proses itu hanya bisa dilakukan warga yang telah berstatus Print Ready Record (PRR) atau sudah merekam data kependudukan sebelumnya. Maka itu, bagi warga yang belum PRR, diharapkan segera melakukan perekaman di kecamatan setempat.

"Pencetakan KTP elektronik kini sudah bisa dilakukan di 16 kecamatan, kecuali dua kecamatan yang baru, yakni Kecamatan Jakabaring yang menginduk ke Kecamatan Seberang Ulu I, dan Ilir Timur III menginduk ke Kecamatan Ilir Timur II," kata dia.
Ia menyebutkan total warga Kota Palembang saat ini sekitar 1.820.000 jiwa, dan 1.250.000 jiwa di antaranya wajib memiliki KTP. Saat ini, jumlah keping blangko E-KTP yang dimiliki Disdukcapil Palembang belum mencukupi kebutuhan tersebut. Palembang masih membutuhkan sekitar 222.000 keping blangko.

"Pemkot sudah mengajukan permintaan ke Kemendagri, mudah-mudahan pada bulan akhir Oktober bisa dipenuhi," kata Harnojoyo.

Karena itu, Disdukcapil Palembang telah menyiapkan KTP sementara berupa surat keterangan bagi warga yang belum memiliki KTP elektronik. "Perlu diketahui masyarakat bahwa pencetakan KTP ini sama sekali tidak dipungut biaya," kata dia lagi.

Sekretaris Disdukcapil Palembang Santi Zahara mengatakan, per 31 Agustus 2017, terdapat 40 ribu E-KTP yang siap cetak, sedangkan bulan-bulan sebelumnya berjumlah 18 ribu.

"Kemungkinan besar dari pengajuan 222 ribu keping blangko KTP-El ke pusat, setidaknya kami membutuhkan 50 ribuan keping lagi agar mencukupi kebutuhan PRR," kata Santi.


SUMBER; regional.liputan6.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keren! Dinding Penahan di Austria Ini Jauhkan Warga dari Banjir, Cara Kerjanya Bikin Takjub

Sewaktu-waktu alam bisa murka tanpa memberikan tanda-tanda. Terjadinya banjir secara tiba-tiba, misalnya. Setiap manusia yang merasa takut akan melakukan segala cara untuk mengantisipasi terjadinya banjir. Ternyata, ada negara yang punya teknik brilian mengatasi banjir. Ialah kota Grein di Austria yang mengalami banjir dari Sungai Danube tahun lalu. Orang-orang di beberapa wilayah di Australia pun berada dalam bahaya pada tahun-tahun berikutnya. Melansir dari laman Elitereaders.com, pejabat negara langsung mencari teknologi untuk menjamin keamanan warga. Mereka membuat dinding yang dapat dibongkar pasang saat banjir datang. Fitur fantastis dari dinding ini adalah bisa menahan banjir sehingga tidak masuk ke kota. Sebuah perusahaan yang berbasis di Inggris, Flood Resolution.CO.Ltd mengungkap beberapa hal tentang dinding penahan banjir ini. Pertama, sistem ini terdiri dari dua bagian utama, yaitu dibangun secara permanen dengan pondasi yang kuat dan bisa dibongkar...

Sunah dan Hikmah Mengangkat Dua Tangan dalam Shalat

Mengangkat kedua tangan pada waktu-waktu yang telah ditentukan dalam ibadah shalat merupakan salah satu yang disunahkan. Perbuatan ini termasuk sunah haiah. Ada empat tempat atau posisi di mana orang yang shalat ( mushalli ) disunahkan mengangkat kedua tangan setinggi kira-kira di atas kedua pundak atau sejajar dengan telinga, seraya membuka telapak tangan dan merenggangkan jari jarinya. Keempat tempat tersebut adalah ketika takbiratul ihram, saat hendak ruku', saat (beralih ke) i’tidal, dan ketika berdiri dari tasyahhud awal. Penjelasan ini sesuai dengan keterangan Syekh Salim ibn Samir dalam kitabnya  Safinah an-Najah  sebagai berikut: يسن رفع اليدين في أربعة المواضع عند تكبيرة الإحرام وعند الركوع وعند الاعتدال وعند القيام من التشهد الأول "Disunahkan mengangkat kedua tangan di dalam empat tempat. Yaitu saat takbiratul ihram, saat (hendak) rukuk, saat (menuju) i’tidal, dan ketika berdiri (bangkit) dari tasyahhud awal." Di dalam syarahnya, yaitu kitab  Kasyifatu Sajaa...

Bu Risma Minta Semua PNS Bersepeda saat ke Kantor

SURABAYA  - Wali Kota Surabaya  Tri Rismaharini  mewajibkan seluruh PNS di sana bersepeda onthel saat berangkat ke kantor. Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, M. Fikser mengatakan pihaknya saat ini sedang menyiapkan surat edaran (SE) mengenai perintah bersepeda itu, untuk dibagikan pada Jumat (22/9) nanti. "Sekarang kita sedang menyiapkan SE-nya, nanti Jumat diedarkan. Nantinya untuk pertama kali diterapkan oleh Bu Wali pada tanggal 29 September 2017. Ibu dari rumah ke tempat kerja pakai sepeda," ujar Fikser saat ditemui di Humas Pemkot Surabaya, Rabu (20/9). Terkait penerapannya, Fikser menyampaikan bahwa hal itu akan berlaku untuk semua PNS di Kota Surabaya bahkan guru sekalipun. Hal ini, menurutnya akan membuat PNS di lingkup pemerintahan menjadi sehat. Selain itu juga upaya untuk mengurangi polusi di Kota Surabaya. "Nah untuk yang di sekitar balai kota, telah disediakan parkirnya di sekitar Taman Surya. Ada juga yang lain bisa parkir di tempat seperti b...