Langsung ke konten utama

Cinta Tanah Air Telah Ditanamkan Para Kiai Jauh Sebelum Kemerdekaan

Penulis Buku Masterpiece Islam Nusantara Zainul Milal Bizawie mengungkapkan, lagu Syubbanul Wathonsudah dinyanyikan di kalangan santri sejak tahun 1914. Jauh sebelum Indonesia merdeka. 
Cinta Tanah Air Telah Ditanamkan Para Kiai Jauh Sebelum Kemerdekaan

Lagu tersebut merupakan karya dari KH Abdul Wahab Chasbullah. Lirik-lirik lagu tersebut tentang semangat nasionalisme dan menentang segala bentuk penjajahan di Nusantara.

Bahkan setiap hendak memulai ngaji dan belajar, Kiai Wahab mewajibkan santrinya untuk menyanyikan lagi cinta tanah air tersebut. Madrasah Nahdlatul Wathan saat itu didirikan Kiai Wahab untuk menanamkan rasa cinta tanah air di kalangan pemuda lewat pendidikan.

“Tahun 1914 para santri sudah diajak untuk mencintai tanah air,” kata Milal di Sekretariat Islam Nusantara Center (INC) Tangerang Selatan pekan lalu.

Milal menambahkan, cintai tanah air sudah ditanamkan oleh para ulama Nusantara pada saat itu. Karena menicintai tanah air sebagai benteng dari serbuan paham transnasional. Menurut dia, di dalam praktik keberagamaan yang terpenting adalah masyaraktnya.

“Kalau Islam sudah tidak perlu dibela. Islam itu agama yang mulia di sisi Allah dan tidak perlu dibela. Yang perlu dibela itu masyarakatnya,” urainya.

Bagi Milal, untuk membela masyarakat maka yang harus dilakukan adalah membela wilayah dimana masyarakat tersebut ada. Oleh sebab itu, ia menegaskan bahwa cinta tanah air itu sangat penting dalam rangka membela wilayah dan masyarakatnya. (Muchlishon Rochmat/Fathoni)

sumber ; nu.or.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keren! Dinding Penahan di Austria Ini Jauhkan Warga dari Banjir, Cara Kerjanya Bikin Takjub

Sewaktu-waktu alam bisa murka tanpa memberikan tanda-tanda. Terjadinya banjir secara tiba-tiba, misalnya. Setiap manusia yang merasa takut akan melakukan segala cara untuk mengantisipasi terjadinya banjir. Ternyata, ada negara yang punya teknik brilian mengatasi banjir. Ialah kota Grein di Austria yang mengalami banjir dari Sungai Danube tahun lalu. Orang-orang di beberapa wilayah di Australia pun berada dalam bahaya pada tahun-tahun berikutnya. Melansir dari laman Elitereaders.com, pejabat negara langsung mencari teknologi untuk menjamin keamanan warga. Mereka membuat dinding yang dapat dibongkar pasang saat banjir datang. Fitur fantastis dari dinding ini adalah bisa menahan banjir sehingga tidak masuk ke kota. Sebuah perusahaan yang berbasis di Inggris, Flood Resolution.CO.Ltd mengungkap beberapa hal tentang dinding penahan banjir ini. Pertama, sistem ini terdiri dari dua bagian utama, yaitu dibangun secara permanen dengan pondasi yang kuat dan bisa dibongkar...

Sunah dan Hikmah Mengangkat Dua Tangan dalam Shalat

Mengangkat kedua tangan pada waktu-waktu yang telah ditentukan dalam ibadah shalat merupakan salah satu yang disunahkan. Perbuatan ini termasuk sunah haiah. Ada empat tempat atau posisi di mana orang yang shalat ( mushalli ) disunahkan mengangkat kedua tangan setinggi kira-kira di atas kedua pundak atau sejajar dengan telinga, seraya membuka telapak tangan dan merenggangkan jari jarinya. Keempat tempat tersebut adalah ketika takbiratul ihram, saat hendak ruku', saat (beralih ke) i’tidal, dan ketika berdiri dari tasyahhud awal. Penjelasan ini sesuai dengan keterangan Syekh Salim ibn Samir dalam kitabnya  Safinah an-Najah  sebagai berikut: يسن رفع اليدين في أربعة المواضع عند تكبيرة الإحرام وعند الركوع وعند الاعتدال وعند القيام من التشهد الأول "Disunahkan mengangkat kedua tangan di dalam empat tempat. Yaitu saat takbiratul ihram, saat (hendak) rukuk, saat (menuju) i’tidal, dan ketika berdiri (bangkit) dari tasyahhud awal." Di dalam syarahnya, yaitu kitab  Kasyifatu Sajaa...

Bu Risma Minta Semua PNS Bersepeda saat ke Kantor

SURABAYA  - Wali Kota Surabaya  Tri Rismaharini  mewajibkan seluruh PNS di sana bersepeda onthel saat berangkat ke kantor. Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, M. Fikser mengatakan pihaknya saat ini sedang menyiapkan surat edaran (SE) mengenai perintah bersepeda itu, untuk dibagikan pada Jumat (22/9) nanti. "Sekarang kita sedang menyiapkan SE-nya, nanti Jumat diedarkan. Nantinya untuk pertama kali diterapkan oleh Bu Wali pada tanggal 29 September 2017. Ibu dari rumah ke tempat kerja pakai sepeda," ujar Fikser saat ditemui di Humas Pemkot Surabaya, Rabu (20/9). Terkait penerapannya, Fikser menyampaikan bahwa hal itu akan berlaku untuk semua PNS di Kota Surabaya bahkan guru sekalipun. Hal ini, menurutnya akan membuat PNS di lingkup pemerintahan menjadi sehat. Selain itu juga upaya untuk mengurangi polusi di Kota Surabaya. "Nah untuk yang di sekitar balai kota, telah disediakan parkirnya di sekitar Taman Surya. Ada juga yang lain bisa parkir di tempat seperti b...