Langsung ke konten utama

77 Tahun Tanpa Makan dan Minum tapi Tetap Hidup, Ahli Medis Tak Bisa Memecahkan Misteri

Makan dan Minum adalah hal yang paling utama dalam hidup manusia.

Tanpa mengonsumsi makanan dan minuman, manusia tidak dapat bertahan hidup.

Namun, sepertinya hal itu nggak berlaku untuk pria yang satu ini.


Seorang pria dari India bernama Prahlad Jani merupakan seorang breatharianism.

Breatharianism adalah sebuah keyakinan yang mengatakan jika manusia sebenarnya dapat hidup tanpa makan dan minum.

Makan dan minum tidak terlalu dibutuhkan untuk kelangsungan hidup.

Menurut breatharianism, yang utama adalah Prana atau hal-hal seperti meditasi, martial arts, yoga, obat-obatan tradisional India, dan lain-lain.

Prahlad Jani mengaku tidak menyentuh makanan dan juga air selama 77 tahun.

Dilansir dari Wittyfeed, Prahlad Jani sudah tidak makan dan minum sejak tahun 1940.

Bagaimana bisa dia tetap hidup?

Hal ini menjadi misteri yang dokter-dokter saja tidak bisa memecahkannya.

Prahlad Jani memiliki pengalaman hidup yang sangat tidak biasa.

Dirinya kabur dari rumah di usianya yang baru 7 tahun untuk tinggal di hutan.

Prahlad Jani mengaku di usia 11 tahun mendapatkan pengalaman religius yang membuatnya menyembah Tuhan yang bernama Amba.

Prahlad Jani selalu bermeditasi dalam hidupnya, dari yang hanya 3 jam, 8 jam, 12 jam, bahkan sebulan!

Yang lebih hebatnya lagi, Prahlad Jani tidak pernah merasa capek atau mengantuk.

Dirinya juga berjalan sepanjang 100 hingga 200 km di hutan dan tidak merasa capek sedikitpun.

Prahlad Jani menjadi perhatian dan banyak pihak tidak percaya dengan apa yang dilakukannya.

Dirinya dijadikan obyek penelitian oleh 30 spesialis selama 3 minggu.

Prahlad Jani diawasi selama 24 jam di dalam sebuah rumah sakit.

Penelitian itu bahkan juga melibatkan dokter spesialis dari Harvard.
Selama masa itu, dirinya sama sekali tidak makan dan minum.

Dirinya juga tidak membuang urin dan kotoran selama 10 hari.

Namun, tetap saja tidak ada yang bisa menemukan mengapa Prahlad Jani tetap bisa hidup sampai sekarang tanpa makan dan minum.

Hingga sekarang, apa yang terjadi pada Prahlad Jani masih menjadi misteri.

Sumber

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keren! Dinding Penahan di Austria Ini Jauhkan Warga dari Banjir, Cara Kerjanya Bikin Takjub

Sewaktu-waktu alam bisa murka tanpa memberikan tanda-tanda. Terjadinya banjir secara tiba-tiba, misalnya. Setiap manusia yang merasa takut akan melakukan segala cara untuk mengantisipasi terjadinya banjir. Ternyata, ada negara yang punya teknik brilian mengatasi banjir. Ialah kota Grein di Austria yang mengalami banjir dari Sungai Danube tahun lalu. Orang-orang di beberapa wilayah di Australia pun berada dalam bahaya pada tahun-tahun berikutnya. Melansir dari laman Elitereaders.com, pejabat negara langsung mencari teknologi untuk menjamin keamanan warga. Mereka membuat dinding yang dapat dibongkar pasang saat banjir datang. Fitur fantastis dari dinding ini adalah bisa menahan banjir sehingga tidak masuk ke kota. Sebuah perusahaan yang berbasis di Inggris, Flood Resolution.CO.Ltd mengungkap beberapa hal tentang dinding penahan banjir ini. Pertama, sistem ini terdiri dari dua bagian utama, yaitu dibangun secara permanen dengan pondasi yang kuat dan bisa dibongkar...

Sunah dan Hikmah Mengangkat Dua Tangan dalam Shalat

Mengangkat kedua tangan pada waktu-waktu yang telah ditentukan dalam ibadah shalat merupakan salah satu yang disunahkan. Perbuatan ini termasuk sunah haiah. Ada empat tempat atau posisi di mana orang yang shalat ( mushalli ) disunahkan mengangkat kedua tangan setinggi kira-kira di atas kedua pundak atau sejajar dengan telinga, seraya membuka telapak tangan dan merenggangkan jari jarinya. Keempat tempat tersebut adalah ketika takbiratul ihram, saat hendak ruku', saat (beralih ke) i’tidal, dan ketika berdiri dari tasyahhud awal. Penjelasan ini sesuai dengan keterangan Syekh Salim ibn Samir dalam kitabnya  Safinah an-Najah  sebagai berikut: يسن رفع اليدين في أربعة المواضع عند تكبيرة الإحرام وعند الركوع وعند الاعتدال وعند القيام من التشهد الأول "Disunahkan mengangkat kedua tangan di dalam empat tempat. Yaitu saat takbiratul ihram, saat (hendak) rukuk, saat (menuju) i’tidal, dan ketika berdiri (bangkit) dari tasyahhud awal." Di dalam syarahnya, yaitu kitab  Kasyifatu Sajaa...

Bu Risma Minta Semua PNS Bersepeda saat ke Kantor

SURABAYA  - Wali Kota Surabaya  Tri Rismaharini  mewajibkan seluruh PNS di sana bersepeda onthel saat berangkat ke kantor. Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, M. Fikser mengatakan pihaknya saat ini sedang menyiapkan surat edaran (SE) mengenai perintah bersepeda itu, untuk dibagikan pada Jumat (22/9) nanti. "Sekarang kita sedang menyiapkan SE-nya, nanti Jumat diedarkan. Nantinya untuk pertama kali diterapkan oleh Bu Wali pada tanggal 29 September 2017. Ibu dari rumah ke tempat kerja pakai sepeda," ujar Fikser saat ditemui di Humas Pemkot Surabaya, Rabu (20/9). Terkait penerapannya, Fikser menyampaikan bahwa hal itu akan berlaku untuk semua PNS di Kota Surabaya bahkan guru sekalipun. Hal ini, menurutnya akan membuat PNS di lingkup pemerintahan menjadi sehat. Selain itu juga upaya untuk mengurangi polusi di Kota Surabaya. "Nah untuk yang di sekitar balai kota, telah disediakan parkirnya di sekitar Taman Surya. Ada juga yang lain bisa parkir di tempat seperti b...